Dua orang dilaporkan meninggal dunia dalam peristiwa ambruknya jembatan nasional Babat-Widang yang menghubungkan Kabupaten Lamongan dan Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Selasa (17/4/2018) sekitar pukul 10.50 WIB. Kapolres Tuban AKBP Sutrisno JR mengatakan, satu korban yang ditemukan tewas masih berada di dalam sungai dan dalam proses pengangkatan.
"Ada dua korban yang dipastikan meninggal dunia. Satu sudah dievakuasi dalam kondisi meninggal. Satu lagi (yang meninggal dunia) masih kami evakuasi akan tetapi karena terjepit truk kami belum dievakuasi," kata Sutrisno melalui sambungan telepon.
Sutrisno mengatakan, pihaknya sudah mengerahkan alat berat untuk mencari korban yang belum ditemukan dan mengangkat korban tewas. Berdasarkan laporan KompasTV sebelumnya, tiga truk dan satu motor terjun ke Sungai Bengawan Solo akibat ambruknya jembatan Babat-Widang.
Dua orang tewas dalam peristiwa ini. Satu lainnya ditemukan selamat dan sudah dibawa ke Puskesmas, sedangkan satu orang lain masih dalam pencarian.
Kasat Lantas Bojonegoro AKP Aristianto Budi mengatakan, karena peristiwa ini lalu lintas dari Babat ke Widang dan sebaliknya dialihkan. "Untuk jembatan Widang masih ada satu jembatan yang bisa digunakan. Tapi yang tadinya satu arah, digunakan dua arah. Karena kepadatan tinggi, kami sudah koordinasi, jadi ada beberapa kendaraan yang dialihkan ke Bojonegoro," tuturnya.